Setelah Masa Itu

 Seorang bocah laki-laki memegang pedang besi sepanjang satu meter menukik tajam di antara jalan raya. Dia beberapa kali mencoba untuk menikam musuh dihadapannya. Akan tetapi, selalu saja musuh yang dihadapainya itu mengelak dengan telak, sepertinya dia memiliki kekuatan yang lebih kuat daripada seorang pemegang senjata pusaka keramat.

Anak itu memasang kuda-kuda dan bersiap untuk menusuk lawannya di bagian yang vital. namun, sepertinya anak itu sudah kelelahan, terlihat dari napasnya yang tersengal-sengal, dia sendiri sudah berada di titik yang tidak menguntungkan dibandingkan dengan musuhnya. 

"kau terlihat kelelahan bocah tengik," ucapnya dengan senyuman sinis. "Walaupun kau seorang 12 Pemegang Senjata Keramat yang terpilih. namun, kau masih saja tidak mampu melawan orang biasa dari organisasi sampah sepertiku."

"Diam, kau! aku adalah pemegang pedang keramat 'Yume' yang terhormat." bentaknya dengan tubuh yang hampir ambruk, tapi dia masih tetap berusaha untuk menjaga kuda-kudanya, walau kakinya gemetaran.

"Heh, kau jadi semakin berani setelah memperoleh gelar terhormat sebagai penyelamat manusia. namun, sepertinya hidupmu akan berakhir disini sebab dari gelar bodohmu itu." Kata orang itu dengan sombong.

"aku akan memotong lehermu tepat disini." ungkap anak itu sambil mengarahkan jarinya ke batang lehernya dengan tatapan tajam dan penuh amarah.

"sepertinya kita tidak akan berbaikan setelah kejadian itu." ungkapnya dengan nada rendah.

"ya, sepertinya semua akan berakhir seperti ini walau bagaimanapun caranya kita berusaha untuk merubahnya, iya kan? Guru" 

mereka berdua maju dengan langkah besar dengan ayunan kuat dari pedang keramat 'Yume' serta pedang suci 'Noah' yang keduanya bertemu dengan hantaman kuat seakan-akan bumi telah hancur akibat suara dari tebasan satu sama lain.

pada akhirnya tujuan akhir dari kedamaian yang dicita-citakan manusia adalah kehancuran yang lebih parah daripada sebelum kedamaian itu dicapai. saat ini manusia telah mencapai akhir dari apa yang diharapkan. utopia yang diimpikan adalah delusi dari manusia sejak zaman dahulu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemarin adalah mimpi

Buku Kuno